Alam merespon apa yang kita pikirkan, benarkah ?
Assalamualaikum,
Inilah kesalahanku dalam
perjalanan kali ini, saat aku dan teman temanku yang biasa disebut CAB KAPALA
melaksanakan pemenuhan syarat berekowisata di Gunung Api Purba Nglanggeran.
Perjalan kami mulai pukul tujuh
pagi, dengan penuh semangat kami berjalan menyusuri trek yang lumanyan terjal,
sepanjang perjalanan kami disuguhi dengan pemandangan bebatuan yang unik dan
view yang luar biasa indahnya, hujan semalam telah berhasil membuat trek kami
semakin mengasyikkan, dibutuhkan konsentrasi yang baik untuk melewatinya.
Semakin menanjak trek yang kita lalui semakin ekstrim, tali dan tangga kayu
sedikit mempermudah perjalanan kami.
Berjalan pada trek seperti ini
membuatku tiba-tiba berpikir macam-macam seperti, “bagaimana kalau kita
terjatuh dari atas sini ?” atau “ bagaimana kalau seseorang tergelincir di
batu- batu ini ?” dan yang paling parah “Bagaimana sih rasanya direscue orang,
jadi pengen coba.. hahaha“ gumamku. Tak lama setelah bergumaman seperti itu
konsentarsiku hilang dan apa yang aku pikirkan terjadi, aku terjatuh dan
berhasil membuat bibirku beberapa minggu terlihat aneh. “Buukk“ pantatku
mendarat keras ke tanah. Beberapa temanku langsung bertiak “ Aduh Marsh kenapa
?” dll.
Nitis, salah satu temanku segera
menghampiriku, “wajahnya berdarah Marsh”, katanya. Aku masih terdiam ketika
itu, karna aku merasa badanku tidak sakit, namun ketika aku mengusap bibir, aku
melihat darah dan seketika itu pula rasa sakitpun datang. Sambil membersihkan
luka dan berjalan perlahan aku mengumpat dan mengutuk diriku sendiri karena
telah berbicara sembanrangan. Tergelincir tadi membuatku agak takut untuk
berjalan, akhirnya aku berjalan sangat hati-hati dan super lambat. Salah satu
kakak seniorku berkata, “ udah yakin aja gak akan jatoh, pasti gak jatoh”
Jadi apakah alam benar-benar
merespon apa yang kita pikirkan? Atau itu hanya sebuah kebetulan?
Hihihi waallahu a’lam.. intinya
dimanapun kita, mari kita berhati-hati dan terus berpikir positif J
Oh iya, besok sudah Senin! Kuy Semangat!
![]() |
| Perjalanan penuh kabut menuju puncak Langgeran |
![]() |
| Sedia ponco saat sebelum hujan |
![]() |
| Pemandangan dari atas batuan Langgeran |
![]() |
| Salah satu track sulit di Langgeran |
![]() |
| Batunya cantik, tapi ekstrim buat jalan |
![]() |
| Hasil ngomong sembarangan (?) |






Komentar
Posting Komentar