Mimpi?

Nama saya Mar’atu Sholihah. Seorang mahasiswi jurusan Manajeman Bisnis perjalan. Berasal dari Bandung barat tepatnya di Desa Cintakarya. Desa Cintakarya merupakan desa yang sedang berkembang, desa yang sedang dalam masa transisi dari desa yang tradisional ke desa yang lebih modern. Hal ini dapat terlihat dari keberadaan masyarakat dan keadaan lingkungannya.
Kali ini saya mendapat tugas untuk menulis sebuah impian, jujur saja impian lama saya tidak ada hubungannya dengan jurusan kuliah saya saat ini.  Impian lama saya adalah memiliki sebuah Manga Café didaerah saya. Sebuah café yang memiliki fasilitas warnet (karna dulu belum ramai wifi), dan peminjaman buku komik.  Impian ini juga timbul karna saya menyukai jejepangan, senang mencoba kuliner baru dan kebetulan rumah saya berada didekat SD, SMP dan SMA sehingga saya pikir itu akan sangat cocok. Seiring berjalanya waktu, saya berfikir lebih dewasa.  Manga Café hanya bersifat hiburan, tanpa memberi manfaat lain. Walaupun saya tahu dengan membuka suatu usaha, secara tidak langsung kita dapat memberi pekerjaan untuk oranglain. Akhirnya mimpi ini semakin berkembang, saya ingin Manga Café saya kelak tidak hanya meminjamkan komik, tetapi juga meminjamkan buku-buku lain yang lebih bermanfaat. Secara otomatis konsep manga café saya berubah. Sejujurnya saya termasuk orang yang tidak akrab dengan buku, karna tidak ada fasilitas yang menunjang saya untuk suka membaca di desa saya, mau pergi ke toko buku atau perpustakaan kotapun sangat jauh kala itu. Saya  ingin berubah, saya meninginkan generasi penerus desa saya senang membaca. Yang terpikirkan oleh saya waktu itu adalah meningkatkan minat baca anak-anak di daerah saya,. Mengapa anak-anak? Saya pikir akan menjadi kebiasaan bagus jika anak kecil mulai diajak untuk suka membaca, bisa jadi sampai dewasapun tetap terbiasa dengan membaca. Mereka akan tumbuh menjadi masyarakat yang berpengetahuan. Seperti yang banyak ditulis di buku-buku tulis bahwa “ Buku adalah gudang ilmu”
Itulah mimpi saya ketika SMP, dan saat inipun masih ingin saya wujudkan. Setidaknya Café masuk kedalam salah satu usaha jasa pariwisata.

Lalu apa mimpi saya sekarang?
Ketika SMA saya kebingungan memilih perguruan tinggi, saya bingung akan menjadi apa kelak. Mayoritas dari keluarga saya adalah guru, saya tidak ingin menjadi guru. Saya sangat mengetahui dengan jelas bahwa menjadi guru berarti kita dapat bermafaat bagi oranglain, tapi mungkin saya ingin bermafaat bagi oranglain disisi yang berbeda. Saya senang bertemu dengan orang baru, saya senang bercerita, saya senang milihat oranglain tersenyum nyata. Dan saya rasa semua itu ada dalam pariwisata. Akhirnya saya masuk STP AMPTA Yogyakarta dengan berpikir bahwa masuk jurusan MBP sepertinya seru. Melihat banyak potensi wisata baru, mimpi-mimpi barupun mulai muncul. Tapi saya masih belum menentukan ingin menjadi apa kelak, terkadang ingin membangun sebuah restoran, terkadang ingin menjadi travel blogger (padahal pengunjung blog saya sekarang masih sedikit-bahkan mungkin tidak ada), terkadang ingin menjadi seorang guide, terkadang ingin menjadi tour leader dan terkadang juga saya ingin membangun sebuah Travel Agent. Ketika sedang membuat tugas saya sering menulis Mirai Tour and Travel. Mirai yang artinya masa depan, jadi apakah Mirai akan menjadi perusahaan tour saya dimasa depan.
Menjadi apapun saya kelak, semoga saya dapat bermafaat bagi oranglain.






-Tugas Mata Kuliah Kewirausahaan-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Liburan Musim Panas ke Jepang? Siapa Takut!

Wakadobol, tempat wisata baru di Bandung Barat!

Sebelum ke Museum Doraemon di Jepang, Yuk datang dulu ke D’moners Home di Bandung!